
Lebak, – Pemerintah Kabupaten Lebak terus memperkuat langkah strategis untuk menjadikan Seba Baduy 2026 sebagai salah satu event budaya unggulan nasional. Target ambisius pun dicanangkan, yakni menembus 10 besar dalam ajang Karisma Event Nusantara (KEN) yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata Republik Indonesia.
Bupati Lebak, Mochamad Hasbi Asyidiki Jayabaya, menyampaikan optimisme tinggi meski persaingan antar daerah di tingkat nasional cukup ketat. Menurutnya, Seba Baduy bukan hanya sekadar agenda budaya tahunan, tetapi juga momentum penting untuk memperkenalkan kearifan lokal Lebak ke panggung nasional hingga internasional.

“Dari 125 event yang masuk Karisma Event Nusantara, kita menargetkan Seba Baduy 2026 bisa masuk 10 besar. Walaupun persaingan berat, kami tetap optimistis,” ujar Hasbi saat puncak acara, Jumat (24/4/2026).
Mengusung tema “Warisan Karuhun, Inspirasi Kiwari, Ngahiji Dina Tradisi”, Seba Baduy tahun ini diharapkan mampu merepresentasikan nilai luhur budaya leluhur yang tetap relevan di tengah perkembangan zaman. Nilai pelestarian alam dan kearifan lokal menjadi pesan utama yang terus digaungkan.
“Ini bukan sekadar seremoni, tetapi pengingat penting bagi kita semua tentang pentingnya menjaga alam dan budaya warisan leluhur,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lebak, Yosef Mohamad Holis, menjelaskan bahwa berbagai upaya strategis terus dilakukan untuk memenuhi indikator penilaian dalam KEN. Terdapat delapan kriteria utama yang menjadi fokus pembenahan, mulai dari tata kelola event, dampak ekonomi, jumlah kunjungan wisatawan, hingga konsistensi dalam pelestarian budaya.
“Kami menargetkan sekitar 35 ribu kunjungan wisatawan dari awal hingga akhir rangkaian Seba Baduy 2026. Ini menjadi indikator penting dalam penilaian KEN,” ungkap Yosef.

Pemkab Lebak juga memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk media, BUMN, serta sponsor, guna meningkatkan kualitas penyelenggaraan di tengah keterbatasan anggaran daerah.
Selain itu, peningkatan aksesibilitas melalui dukungan transportasi dan infrastruktur turut menjadi faktor pendorong meningkatnya minat wisatawan, khususnya dari wilayah Jabodetabek.
Promosi pun digencarkan secara masif, baik melalui media sosial maupun jejaring nasional, sebagai bagian dari strategi memperluas jangkauan publikasi event.
Dengan pendekatan kolaboratif dan penguatan promosi yang berkelanjutan, Seba Baduy 2026 diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Lebak, tetapi juga mampu mengangkat citra pariwisata daerah di tingkat nasional bahkan internasional.
Redaksi: Kabar Lebak News Net
