
Lebak, Kabar Lebak News Net – Seorang perempuan berinisial D mengaku mengalami kejadian yang membuatnya trauma setelah merespons iklan lowongan pekerjaan yang ditemukan melalui media sosial TikTok, pada Jumat, 14/8/2026.
Peristiwa tersebut, berdasarkan keterangan korban kepada Kabar Lebak News Net, bermula ketika D melihat unggahan iklan lowongan pekerjaan dari akun TikTok @aanza03. Tertarik dengan pekerjaan yang ditawarkan, korban kemudian menghubungi akun tersebut melalui pesan langsung (DM).
Dalam komunikasi awal, korban mengaku ditanya mengenai beberapa informasi pribadi, di antaranya usia, status, dan alamat tempat tinggal. Setelah memberikan jawaban, korban kemudian diarahkan untuk menghubungi nomor telepon/WhatsApp guna membicarakan pekerjaan tersebut lebih lanjut.
Melalui komunikasi WhatsApp, korban mengaku kembali ditanya mengenai keseriusannya untuk bekerja. Setelah itu, korban mendapat panggilan telepon untuk membahas pekerjaan secara lebih rinci.
Korban kemudian diajak untuk melakukan survei langsung ke lokasi yang disebut sebagai tempat pekerjaan, pada pukul 19.00 WIB. Karena merasa lokasi pekerjaan relatif dekat dengan tempat tinggalnya, maka Korban mendatangi tempat tersebut.
Lokasi yang didatangi korban berada di kawasan Jalan Raya Kaduagung-Cileles KM 14, Pom Mini Kaduagung.
Namun, setibanya di lokasi, korban mengaku mendapati lapak dalam keadaan tutup. Menurut keterangan korban, orang yang sebelumnya berkomunikasi dengannya kemudian mengatakan bahwa pada hari itu tidak berjualan dan mengajaknya melihat ke tempat produksi.
Korban kemudian mengikuti ajakan tersebut menuju tempat produksi. Setelah berada di dalam ruangan dan sempat duduk berbincang, korban mengaku mengalami kejadian yang membuatnya ketakutan.
Menurut pengakuan D, tiba-tiba lampu ruangan dimatikan dan pintu dikunci dari dalam. Korban kemudian mengaku dirinya dirangkul, di raba dan dipeluk secara paksa.
Dalam kondisi panik, korban berusaha melepaskan diri. D mengaku akhirnya berhasil berontak dan mendobrak pintu yang sebelumnya dikunci, kemudian melarikan diri dari lokasi tersebut.
“Saya sangat trauma dengan kejadian itu. Saya tidak menyangka niat awal saya datang untuk mencari pekerjaan justru mengalami kejadian seperti ini,” ujar korban kepada Kabar Lebak News Net.
Korban kemudian menyampaikan kronologi tersebut kepada Kabar Lebak News Net karena merasa perlu menceritakan kejadian yang dialaminya serta mengingatkan para pencari kerja agar lebih berhati-hati ketika mendapatkan informasi lowongan melalui media sosial.
Kabar Lebak News Net menegaskan bahwa informasi mengenai dugaan tersebut sepenuhnya bersumber dari keterangan korban. Identitas korban disamarkan menjadi inisial D untuk menjaga privasi dan keselamatannya.
Sampai berita ini di tayangkan pihak yang disebut dalam keterangan korban belum memberikan klarifikasi secara langsung kepada Kabar Lebak News Net.
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat, khususnya para pencari kerja, agar lebih berhati-hati ketika mendapatkan informasi lowongan pekerjaan melalui media sosial.
Pencari kerja disarankan untuk memastikan identitas dan keberadaan perusahaan atau pemberi kerja, melakukan survei dengan pendamping apabila memungkinkan, menghindari lokasi yang sepi atau tertutup ketika bertemu orang yang baru dikenal, serta segera meminta pertolongan apabila merasa berada dalam situasi yang mengancam keselamatan.
Bagi korban atau masyarakat yang mengalami kejadian serupa, pelaporan kepada pihak berwenang menjadi langkah penting agar dugaan peristiwa dapat ditangani dan ditelusuri secara profesional.
Redaksi: Kabar Lebak News Net
