
Lebak – Ratusan mahasiswa yang tergabung dari HMI, PMII, GMNI, HMI MPO, dan Kumala menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Lebak, Senin 2 Maret 2026.
Aksi tersebut digelar bertepatan dengan satu tahun masa kepemimpinan Bupati Lebak Moch Hasbi Asyidiki Jayabaya dan Wakil Bupati Lebak Amir Hamzah.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Lebak Moch. Hasbi Asyidiki Jayabaya menerima audiensi dari perwakilan mahasiswa yang tergabung dalam Forum Cipayung Plus Kabupaten Lebak, bertempat di Selasar Gedung Negara Kabupaten Lebak.
Audiensi tersebut dihadiri aliansi mahasiswa asal Lebak yang terdiri dari Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Himpunan Mahasiswa Islam Majelis Penyelamat Organisasi (HMI MPO), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), serta Keluarga Mahasiswa Lebak (Kumala).
Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa menyampaikan sejumlah aspirasi terkait tata kelola pemerintahan, transparansi anggaran, serta isu ketimpangan pembangunan di Kabupaten Lebak.
Penyampaian aspirasi ini merupakan bagian dari refleksi satu tahun kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati Lebak periode 2025–2030.
Audiensi berlangsung dalam suasana kondusif dan dialogis. Para mahasiswa diberikan ruang untuk menyampaikan pandangan, kritik, serta saran konstruktif secara langsung kepada Bupati Lebak.
Dalam kesempatan ini, Bupati Lebak menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti berbagai aspirasi yang disampaikan. Ia menyampaikan bahwa masukan dari kalangan mahasiswa merupakan bagian penting dalam proses evaluasi dan penyempurnaan kebijakan pembangunan daerah.
“Pemerintah Kabupaten Lebak terbuka terhadap kritik dan saran. Sinergi antara pemerintah dan mahasiswa harus terus dijaga demi terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan dan berkeadilan,” ujar Bupati.
Turut hadir dalam audiensi tersebut Kapolres Lebak Herfio Zaki, serta perwakilan mahasiswa dari masing-masing organisasi.
Audiensi ini menjadi momentum penting dalam menjaga sinergitas antara pemerintah daerah dan mahasiswa sebagai mitra kritis dalam pembangunan Kabupaten Lebak.
Dengan komunikasi yang terbuka dan kolaboratif, diharapkan pembangunan di Kabupaten Lebak dapat berjalan lebih transparan, partisipatif, dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat.
Redaksi: Kabar Lebak News Net
